nabugo

Cara catat pengeluaran otomatis dari notifikasi GoPay, OVO, DANA & m-banking

Diperbarui 22 Oktober 2026

Alasan paling umum orang berhenti mencatat keuangan: lupa. Bayar parkir pakai GoPay, transfer lewat m-banking, beli kopi pakai QRIS, dan sore harinya sudah tidak ingat berapa saja. Padahal hampir setiap pembayaran digital memunculkan notifikasi di HP. Notifikasi itu sudah berisi nominal dan tujuan pembayaran, jadi bisa langsung dijadikan catatan.

Cara kerjanya

Tidak perlu menghubungkan rekening, tidak perlu PIN atau kata sandi bank. Notifikasi dibaca dengan pola teks langsung di HP, tanpa AI dan tanpa dikirim ke server.

Aplikasi yang didukung

GoPay, OVO, DANA, ShopeePay, LinkAja, BCA, BRI, Mandiri, BNI, Jenius, blu, SeaBank, dan Jago. Notifikasi berbahasa Indonesia maupun Inggris dikenali. Kamu bisa memilih aplikasi mana saja yang boleh dibaca.

Yang dikenali dan yang diabaikan

Langkah menyalakan di Nabugo

Kalau tidak ada notifikasi: screenshot bukti bayar

Sebagian pembayaran tidak memunculkan notifikasi yang jelas. Untuk itu, ambil screenshot layar "Transaksi berhasil". Nabugo memeriksa teks screenshot di HP dan, bila itu bukti bayar, menawarkan notifikasi "ketuk untuk catat". Di HP yang mendukung ketuk dua kali punggung HP (Pixel Quick Tap atau Samsung Good Lock), screenshot bisa diambil tanpa menekan tombol.

Batasan

Pertanyaan umum

Apakah aman? Nabugo tidak pernah meminta akses rekening, PIN, atau kata sandi. Notifikasi dibaca di HP dan catatan disimpan di HP. Lihat Kebijakan Privasi.

Bagaimana dengan pembayaran tunai? Pakai catat cepat ("bakso 15rb, parkir 5rb"), tile "Catat tunai" di panel cepat Android, atau foto struknya.

Aplikasi bankku belum didukung. Kirim contoh kalimat notifikasinya (tanpa nomor rekening) ke support@nabugo.app.

Bandingkan dengan aplikasi lain di Nabugo vs Money Lover vs Monveo, atau kembali ke halaman utama.